Kelahiran Prematur Lebih Mungkin Terjadi Jika Sebelumnya Pernah Mengalami

Memiliki pengalaman bayi prematur tentu memberikan tantangan fisik dan emosional bagi para ibu. Jadi, alami, saat Anda bertanya-tanya dan cemas saat merencanakan kehamilan berikutnya, ulangi yang sama atau tidak. Sebenarnya, wanita yang memiliki riwayat kelahiran prematur berisiko terlahir prematur lagi. Lalu apa penyebabnya dan apakah bisa dicegah? Inilah penjelasan lengkap.

Apa kelahiran prematur?

Bayi yang lahir prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia gestasi 37 minggu atau lebih dari 3 minggu sebelum perkiraan hari kelahiran (HPL). Hal ini bisa disebabkan oleh masalah kesehatan ibu, misalnya diabetes, penyakit jantung dan penyakit ginjal. Namun, penyebab utama persalinan prematur masih belum diketahui.

Beberapa masalah kehamilan juga bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur, antara lain:

  • Inkompetensi serviks (rongga uterus lemah)
  • Serviks terlalu pendek (kurang dari 25 milimeter)
  • Infeksi, baik infeksi saluran kencing atau infeksi pada membran amnion
  • Malnutrisi sebelum atau selama kehamilan
  • Preeklampsia
  • Plasenta previa
  • Ketuban pecah dini (KPD)
  • Usia sang ibu, terlalu muda atau terlalu tua
  • Jarak kehamilannya sangat pendek
  • Sejarah persalinan prematur sebelumnya

Lalu apa yang menyebabkan kelahiran prematur berulang-ulang?

Riwayat persalinan prematur merupakan salah satu faktor risiko utama melahirkan bayi prematur lainnya. Ya, memang benar bahwa ibu mungkin memiliki persalinan prematur pada kehamilan berikutnya.

Diinformasikan dari halaman Sangat baik, ibu yang memiliki kelahiran prematur satu kali memiliki risiko bahwa 15 persen melahirkan bayi prematur lagi. Sementara itu, ibu yang memiliki dua bayi prematur memiliki risiko 40 persen untuk kembali ke kelahiran prematur. Jumlah ini akan terus bertambah sesuai dengan jumlah kelahiran prematur yang telah disetujui.

Baca Juga: Mengatasi Anemia Pada Kehamilan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kelahiran prematur bisa disebabkan oleh banyak hal, entah dengan masalah medis atau dengan kondisi fisik ibu. Penyebabnya tentu ada yang bisa dicegah dan tidak. Contoh penyebab yang dapat dicegah dan dapat diobati termasuk masalah infeksi, serviks lemah, preeklampsia dan plasenta previa. Jika masalah kesehatan ini tidak ditangani secara menyeluruh, ini mungkin memberi kesempatan untuk persalinan prematur pada kehamilan berikutnya.

Dapatkah berulang kelahiran prematur dicegah?

Sayangnya, ilmu kedokteran belum menemukan cara yang 100 persen mampu mencegah persalinan prematur. Tapi jangan putus asa dulu, serangkaian penelitian telah menemukan cara untuk mendeteksi dan mencegah kemungkinan kelahiran prematur. Maka Anda masih memiliki kesempatan untuk melahirkan secara normal dan memiliki bayi yang sehat dan sempurna.

Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mendeteksi dan mencegah kemungkinan kelahiran prematur:

  1. Deteksi kehamilan Penemuan ultrasound serviks baru-baru ini telah memberikan kontribusi besar untuk mendeteksi tanda-tanda awal persalinan prematur. Prosedur ini bisa dilakukan sejak awal usia gestasi 16 minggu. Selain itu, juga harus didukung dengan darah dan analisis cairan vagina dari ibu untuk memberikan hasil prediksi yang lebih akurat.
  2. Suntikkan progesteron. Suntikan hormon progesteron mingguan dapat membantu mencegah kelahiran prematur pada wanita dengan riwayat persalinan prematur. Suntikan biasanya dimulai antara minggu ke-16 dan ke-20 kehamilan, kemudian lanjutkan hingga 37 minggu.
  3. Pencegahan dengan cerclage. Cerclage adalah prosedur menjahit untuk menutupi serviks sehingga bayi tidak lahir terlalu dini. Studi menunjukkan bahwa prosedur ini berguna untuk mencegah persalinan prematur pada wanita dengan riwayat persalinan prematur hanya satu kali.
    Istirahat dan administrasi obat yang adekuat. Ibu hamil yang sehat pasti direkomendasikan untuk
  4. istirahat yang cukup dan hindari kelelahan. Nah, sama seperti bagi ibu yang ingin mengurangi risiko kelahiran prematur kambuh. Namun, dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk mengetahui seberapa besar pencegahan kelahiran prematur mempengaruhi.

Konsultasikan dengan dokter Anda segera untuk mendapatkan saran terbaik untuk mengurangi risiko dan mencegah kelahiran prematur berulang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*