Tips Membersihkan Gigi Dan Gusi Bayi Yang Perlu Bunda Ketahui

Meskipun beberapa gigi bayi baru tumbuh, penting untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi sejak dini. Kebiasaan ini adalah kesehatan mulut yang sangat penting sampai nanti. Ayo ibu, lihat kebiasaan yang bisa mempengaruhi kesehatan mulut dan cara membersihkan mulut bayi.

 

Gigi bayi atau gigi bayi membantu bayi berbicara dan mengunyah. Kebersihan mulut yang tidak sehat membawa risiko menyebabkan gingivitis atau gingivitis, yang dapat menghasilkan kesenjangan permanen antara gigi masa depan.

BACA JUGA: Ketahuilah 58 Langkah Asuhan Persalinan Normal

Mulai dengan pembersihan awal

Gigi bayi diganti dengan gigi permanen. Secara umum, gigi bayi mulai tumbuh pada usia 4-7 bulan, dimulai dengan dua gigi di depan. Namun, kesehatan mulut yang baik harus dimulai dengan mulut bayi dibersihkan, bahkan jika belum memiliki gigi.

Berikut ini beberapa cara untuk membersihkan gigi dan gusi bayi sebagai panduan:

  • Bersihkan gusi dan gigi dengan kain lembab yang lembut
    Setelah setiap makan, bersihkan gusi dengan kain lembab yang lembut. Anda juga bisa menggunakan kasa yang dililitkan di jari. Lakukan ini setidaknya dua kali sehari, setelah bayi sudah tumbuh giginya, itu juga bisa dilakukan sebelum tidur. Tujuannya adalah untuk membersihkan bakteri dari mulut bayi, yang dapat menyebabkan plak dan penyakit pada gigi dan gusi.
  • Dengan sikat gigi yang tepat
    Ganti penggunaan kain basah dengan sikat gigi jika gigi sudah mulai banyak. Pilih sikat gigi bayi dengan sikat lembut, kepala kecil dan gagang besar yang begitu mudah untuk dipahami. Sang ibu dapat menyentuh giginya sampai dia bisa menyikat giginya. Cukup gunakan sikat gigi yang dibasahi dengan air bersih sampai Anda berusia 3 tahun, lalu perkenalkan penggunaan pasta gigi.
  • Hindari tertidur dengan sebotol susu
    Banyak orang tua memberikan sebotol susu untuk membantu bayi tidur dan meninggalkannya di mulut bayi saat tidur karena takut terbangun. Titik-titik yang masih dalam mulut saat tidur memiliki risiko lebih besar menyebabkan gigi berlubang dan dapat memicu pertumbuhan bakteri di mulut. Selain itu, bayi juga akan bergantung pada botol karena kenyamanannya dari waktu ke waktu.
  • Bersihkan dot secara teratur
    Jangan lupa membersihkan dot secara teratur. Lebih baik menghentikan dot saat Anda berusia 2 tahun dan mengajarkan anak-anak untuk tidak mengisap jempol mereka. Karena dengan keduanya ada risiko bahwa gigi tidak seimbang.
  • Berikan air mineral
    Ketika Anda mencapai usia satu tahun, tambahkan air mineral atau susu segar di tepi makanan untuk menggantikan susu atau jus buah beraroma ekstra dengan kandungan gula tinggi. Air mineral dapat membantu membersihkan sisa-sisa makanan yang tersisa di gigi dan mulut.
  • Perhatikan kondisi gigi sulung
    Pastikan ada lubang di gigi bayi, cari perubahan warna gigi, apakah ditandai dengan bintik-bintik putih, emas atau kehitaman. Hindari perawatan Anda sendiri untuk bayi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Tidak hanya menentukan kesehatan mulut, tetapi kesehatan gigi juga menentukan perkembangan rahang bayi. Kami menyarankan Anda memeriksa kesehatan gigi anak dengan dokter gigi pada tahap awal. Ambil kesempatan ini untuk belajar tentang kesehatan mulut, seperti kebiasaan mengisap jempol Anda. Konsultasikan dengan dokter anak Anda segera jika bayi mengalami demam, muntah atau gejala lain setelah menggigit benda-benda tertentu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*